Non-Disclosure Agreement (NDA)
NDA tersedia sebelum pertukaran source code, credential uji, arsitektur, data internal, atau informasi sensitif lainnya. Akses tim dibatasi sesuai kebutuhan engagement.
Setiap engagement dikendalikan oleh otorisasi tertulis, batas teknis yang jelas, penanganan bukti yang terukur, dan pelaporan yang tidak melebih-lebihkan hasil.
Dokumen final disesuaikan dengan engagement. Template kontraktual perlu ditinjau penasihat hukum masing-masing pihak sebelum ditandatangani.
NDA tersedia sebelum pertukaran source code, credential uji, arsitektur, data internal, atau informasi sensitif lainnya. Akses tim dibatasi sesuai kebutuhan engagement.
RoE mencatat ruang lingkup aset dan akun, jadwal, identitas atau source IP penguji bila relevan, tindakan yang diperbolehkan dan dilarang, stop condition, kontak darurat, serta prosedur eskalasi.
Bukti dikumpulkan seminimal mungkin, disensor sebelum dibagikan, disimpan dengan akses terbatas, dan mengikuti retensi kontraktual. Data pihak ketiga tidak digunakan sebagai bahan pembuktian.
Pengujian aktif tidak dimulai sebelum kewenangan, aset, akun, data, waktu, dan batas efek samping disepakati secara tertulis.
Untuk paket dan engagement yang disepakati, klien dapat menerima surat yang mencatat ruang lingkup, periode pengujian, metodologi, hasil tervalidasi, dan status retest pada tanggal penerbitan.
Kerahasiaan, aset, akun, dan tujuan disepakati.
Teknik, jadwal, stop condition, dan kontak darurat ditetapkan.
Eksperimen terkontrol, validasi dampak, dan bukti tersensor.
Perbaikan diuji ulang terhadap invariant yang sama.
Status pelaksanaan dan retest dicatat tanpa klaim absolut.